sholat dhuha

Ya Alloh, semoga Hamba termasuk orang yang Engkau b angunkan rumah di surgamu (tapi kalo saya punya rumah di sorga, saya bisa gak ya, memboyong orang tua saya? ah..tapi mudah2an mama juga punya rumah disana, wong mama itu orang yang sangat rajin sholat duha, dan gak pernah ninggalin kok, kalo gitu papaku aja deh).

Dari Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda

“Bagi masing-masing ruas[1] dari anggota tubuh salah seorang di antara kalian harus dikeluarkan sedekah. Setiap tasbih (Subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (Alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahtil (Laa Ilaaha Illallaah) adalah sedekah, menyuruh untuk berbuat baik pun juga sedekah, dan mencegah kemunkaran juga sedekah. Dan semua itu bisa disetarakan ganjarannya dengan dua rakaat shalat Dhuha”. Diriwayatkan oleh Muslim[2]

Hadits Abud Darda dan Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahamulia, dimana Dia berfirman.

“Wahai anak Adam, ruku’lah untuk-Ku empat rakaat di awal siang, niscaya Aku mencukupimu di akhir siang” Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi[3]

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, dia bercerita, dia berkata :”Tidak ada yang memelihara shalat Dhuha kecuali orang-orang yang kembali kepada Allah (Awwaab)”. Dan dia mengatakan, “Dan ia merupakan shalatnya orang-orang yang kembali kepada Allah (Awwaabin)”. Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Al-Hakim. [4]

Hukum Shalat Dhuha
Hadits-hadits terdahulu dan juga yang semisalnya menjelaskan bahwa shalat Dhuha pada waktu Dhuha (pagi hari) merupakan suatu hal yang baik lagi disukai. [5]

Selain itu, di dalam hadits-hadits tersebut juga terkandung dalil yang menunjukkan disyariatkannya kaum muslimin untuk senantiasa mengerjakannya. [6]

Dan tidak ada riwayat yang menujukkan diwajibkannya shalat Dhuha

Waktu Shalat Dhuha
Waktu shalat Dhuha dimulai sejak terbit matahari sampai zawal (condong). Dan waktu terbaik untuk mengerjakan shalat Dhuha adalah pada saat matahari terik.

Dalil yang menunjukkan hal tersebut adalah sebagai berikut.

Adapun permulaan waktunya, telah ditunjukkan oleh hadits Abud Darda dan Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhuma terdahulu. Letak syahidnya di dalam hadits tersebut adalah ; “Ruku-lah untuk-Ku dari awal siang sebanyak empat rakaat”.

Demikian juga riwayat yang datang dari Anas Radhiyallahu ‘anhu, dia bercerita, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda.

“Barangsiapa mengerjakan shalat shubuh dengan berjama’ah lalu duduk berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit dan kemudian mengerjakan shalat dua raka’at [7], maka pahala shalat itu baginya seperti pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya” [8]

Dari Abu Umamah, dia bercerita, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Barangsiapa mengerjakan shalat Shubuh berjama’ah di masjid, lalu dia tetap berada di dalamnya sehingga dia mengerjakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang menunaikan ibadah haji atau orang yang mengerjakan umrah, sama persis (sempurna) seperti ibadah haji dan umrahnya”. Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani.

Dan dalam sebuah riwayat disebutkan.

“Barangsiapa mengerjakan shalat shubuh dengan berjama’ah, kemudian dia duduk berdzikir kepada Allah sampai matahari terbit…” Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani.[9]

Adapun keluarnya waktu shalat Dhuha pada waktu zawal, karena ia merupakan shalat Dhuha (pagi).

Sedangkan waktu utamanya telah ditunjukkan oleh apa yang diriwayatkan dari Zaid bin Arqam, bahwasanya dia pernah melihat suatu kaum yang mengerjakan shalat Dhuha. Lalu dia berkata “Tidaklah mereka mengetahui bahwa shalat selain pada saat ini adalah lebih baik, karena sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda.

“Shalat awaabiin (orang-orang yang kembali kepada Allah) adalah ketika anak-anak unta sudah merasa kepanasan”[10]. Diriwayatkan oleh Muslim [11]

Jumlah Rakaat Shalat Dhuha Dan Sifatnya
Disyariatkan kepada orang muslim untuk mengerjakan shalat Dhuha dengan dua, empat, enam, delapan atau dua belas rakaat.

Jika mau, dia boleh mengerjakannya dua rakaat dua rakaat.
Adapun shalat Dhuha yang dikerjakan dua rakaat telah ditunjukkan oleh hadits Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Bagi masing-masing ruas dari anggota tubuh salah seorang di antara kalian harus dikeluarkan sedekah …Dan semua itu setara dengan ganjaran dua rakaat shalat Dhuha” Diriwayatkan oleh Muslim.[12]

Sedangkan shalat Dhuha yang dikerjakan empat rakaat, telah ditunjukkan oleh Abu Darda dan Abu Dzar Radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Allah yang Mahaperkasa lagi Mahamulia, dimana Dia berfirman :”Wahai anak Adam, ruku’lah untuk-Ku empat rakaat di awal siang, niscaya Aku akan mencukupimu di akhir siang” Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi. [13]

Sedangkan shalat Dhuha yang dikerjakan enam rakaat, ditunjukkan oleh hadits Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu : “Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengerjakan shalat Dhuha enam rakaat” Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi di dalam kitab Asy-Syamaa-il. [14]

Dan shalat Dhuha yang dikerjakan delapan rakaat ditunjukkan oleh hadits Ummu Hani, di mana dia bercerita :”Pada masa pembebasan kota Makkah, dia mendatangi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau berada di atas tempat tinggi di Makkah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam beranjak menuju tempat mandinya, lalu Fathimah memasang tabir untuk beliau. Selanjutnya, Fatimah mengambilkan kain beliau dan menyelimutkannya kepada beliau. Setelah itu, beliau mengerjakan shalat Dhuha delapan rekaat” [15] Diriwayatkan Asy-Syaikhani. [16]

Sedangkan shalat Dhuha yang dikerjakan dua belas rakaat ditunjukkan oleh hadits Abud Darda Radhiyallahu ‘anhu, di mana dia bercerita, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Barangsiapa mengerjakan shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditetapkan termasuk orang-orang yang lengah. Barangsiapa shalat empat rakaat, maka dia tetapkan termasuk orang-orang yang ahli ibadah. Barangsiapa mengerjakan enam rakaat maka akan diberikan kecukupan pada hari itu. Barangsiapa mengerjakan delapan rakaat, maka Allah menetapkannya termasuk orang-orang yang tunduk dan patuh. Dan barangsiapa mengerjakan shalat dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah di Surga. Dan tidaklah satu hari dan tidak juga satu malam, melainkan Allah memiliki karunia yang danugerahkan kepada hamba-hamba-Nya sebagai sedekah. Dan tidaklah Allah memberikan karunia kepada seseorang yang lebih baik daripada mengilhaminya untuk selalu ingat kepada-Nya” Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani.[17]

Dapat saya katakan bahwa berdasarkan hadits-hadits ini, diarahkan kemutlakan yang diberikan Sayyidah Aisyah Radhiyallahu ‘anha saat ditanya oleh Mu’adzah :”Berapa rakaat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengerjakan shalat Dhua?” Dia menjawab : “Empat rakaat dan bisa juga lebih, sesuai kehendak Allah” [18]

Dan shalat Dhuha yang dikerjakan dua rakaat dua rakaat, telah ditunjukkan oleh keumuman sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :”Shalat malam dan siang itu dua rakaat dua rakaat” [19]

Dan seorang muslim boleh mengerjakan shalat Dhuha empat rakaat secara bersambungan, sebagaimana layaknya shalat wajib empat rakaat. Hal itu ditunjukkan oleh kemutlakan lafazh hadits-hadits mengenai hal tersebut yang telah disampaikan sebelumnya, seperti sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :”Ruku’lah untuk-Ku dari permulaan siang empat rakaat”. Dan juga seperti sabda beliau :”Barangsiapa mengerjakan shalat (Dhuha) empat rakaat maka dia ditetapkan termasuk golongan ahli ibadah” Wallahu a’lam

ES EM I

Melihat tampilan Bu SMI di TV ketika diperiksa Pansus Bank Century di DPR, terlihat perbedaan mental laki-laki dan perempuan, meski sebagai perempuan hebat, tetap saja, mentalnya tidak sekuat laki-laki kok, saya merasa ibu gugup, dan sangat hati-hati (ya..iya lah). Ibu gak segalak biasanya, tapi mudah2an Alloh senantiasa memperlihatkan yang benar adalah benar Ibu, jangan takut Bu, ayoooo Bu, kan Ibu sudah berzikir dan berdoa, semoga Ibu kuat ya.

Penyakit psoriasis

Akhir-akhir ini saya sering sekali mendengar penyakit kulit psoriasis, penasaran saya cari referensi akhirnya ketemu websitenya dan artikelnya juga, saya unduh buat arsip saya, thanks

Psoriasis ialah sejenis penyakit kulit yang penderita nya mengalami proses pergantian kulit yang terlalu cepat. Kemunculan penyakit ini terkadang untuk jangka waktu lama atau timbul/hilang, penyakit ini secara klinis sifatnya tidak mengancam jiwa, tidak menular tetapi karena timbulnya dapat terjadi pada bagian tubuh mana saja sehingga dapat menurunkan kualitas hidup serta menggangu kekuatkan mental seseorang bila tidak dirawat dengan baik.

Berbeda dengan pergantian kulit pada manusia normal yang biasanya berlangsung selama tiga sampai empat minggu, proses pergantian kulit pada penderita psoriasis berlangsung secara cepat yaitu sekitar 2–4 hari, (bahkan bisa terjadi lebih cepat) pergantian sel kulit yang banyak dan menebal.

Sampai saat ini penyakit Psoriasis belum diketahui penyebabnya secara pasti, sehingga belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan secara total penyakit Psoriasis.

Berdasarkan penelitian para dokter, ada beberapa hal yang diperkirakan dapat memicu timbulnya Psoriasis, antara lain adalah :

• Garukan/gesekan dan tekanan yang berulang-ulang , misalnya pada saat gatal digaruk terlalu kuat atau penekanan anggota tubuh terlalu sering pada saat beraktivitas. Bila Psoriasis sudah muncul dan kemudian digaruk/dikorek, maka akan mengakibatkan kulit bertambah tebal.

• Obat telan tertentu antara lain obat anti hipertensi dan antibiotik.

• Mengoleskan obat terlalu keras bagi kulit.

• Emosi tak terkendali.

• Sedang mengalami infeksi saluran nafas bagian atas, yang keluhannya dapat berupa demam nyeri menelan, batuk dan beberapa infeksi lainnya.

• Makanan berkalori sangat tinggi sehingga badan terasa panas dan kulit menjadi merah , misalnya mengandung alcohol.

Sampai saat ini belum dapat diketahui secara pasti penyebab penyakit ini, oleh karena itu belum ditemukan secara pasti cara atau obat untuk menyembuhkan penyakit kulit ini secara sempurna, namun penderita Psoriasis suatu saat dapat menjadi mulus karena siklus kekacauan pergiliran sel kulit ini kadang-kadang menjadi normal atau dapat di atasi dengan obat; masa ini dikenal sebagai masa remisi. Untuk mencapai keadaan remisi itu diperlukan kerjasama yang baik antara pasien dengan dokter yang merawat.

Psoriasis belum dapat disembuhkan artinya belum ada penderita yang 100% terbebas dari penyakit ini , pengobatan yang ada hanya untuk menekan gejala Psoriasis ini, memperbaiki keadaan kulit, mengurangi rasa gatalnya. Penderita Psoriasis tidak bisa berhenti dari pengobatan, ada pengobatan lanjutan sebagai pemeliharaan yang diberikan dalam jangka waktu lama untuk mempertahankan kondisi dan juga untuk mengontrol timbulnya kelainan kulit yang baru.

Kulit penderita Psoriasis awalnya tampak seperti bintik merah yang makin melebar dan ditumbuhi sisik lebar putih berlapis-lapis. Tumbuhnya tidak selalu di seluruh bagian kulit tubuh kadang-kadang hanya timbul pada tempat-tempat tertentu saja, karena pergiliran sel–sel kulit bagian lainnya berjalan normal. Psoriasis pada kulit kepala dapat menyerupai ketombe, sedangkan pada lempeng kuku tampang lubang-lubang kecil rapuh atau keruh. Penyakit Psoriasis dapat disertai dengan / tanpa rasa gatal . Kulit dapat membaik seperti kulit normal lainnya setelah warna kemerahan , putih atau kehitaman bekas Psoriasis. Pada beberapa jenis Psoriasis, komplikasi yang diakibatkan dapat menjadi serius, seperti pada Psoriasis artropi yaitu Psoriasis yang menyerang sendi, Psoriasis bernanah (Psoriasis Postulosa) dan terakhir seluruh kulit akan menjadi merah disertai badan menggigil (Eritoderma)

Pengobatan Psoriasis biasanya dilakukan dengan berbagai cara mulai dengan salep oles (topical), obat telan (sistemik) maupun dengan penyinaran menggunakan sinar UVB. Baik pengobatan salep maupun penyinaran hanya membantu meredam penyakit tersebut dan tidak menyembuhkan sama sekali, sehingga sewaktu-waktu penyakit ini dapat timbul kembali.

Saat ini hanya ada beberapa rumah sakit di Indonesia yang menyediakan pengobatan melalui penyinaran UVB ini, karena besarnya biaya yang diperlukan untuk menyediakan peralatan tersebut.

Saat ini penderita Psoriasis di Indonesia terlihat meningkat dan mulai banyak dibicarakan masyarakat karena telah beberapa kali Komunitas Peduli Psoriasis Indonesia melakukan seminar dan symposium serta melakukan Pelatihan Kader Psoriasis bekerja sama dengan Kelompok Studi Psoriasis Indonesia yang telah diliput oleh media masa serta adanya pengakuan dari beberapa public figure yang menderita psoriasis.

Namun demikian sampai saat ini masih dirasakan, kurangnya informasi mengenai penyakit ini di Indonesia menyebabkan masih sedikit sekali orang yang mengetahui penyakit ini, baik tentang pendeteksian awal ataupun cara pengobatannya.

Dalam rancangannya Website ini akan memperkenalkan Komunitas Peduli Psoriasis Indonesia, Asosiasi Penderita Psoriasis maupun Kelompok Studi Psoriasis serta penyakit Psoriasis itu sendiri, dimana akan ditampilkan pula series beberapa makalah yang telah dibawakan dalam beberapa kali seminar dan symposium yang diadakan oleh Komunitas Peduli Psoriasis Indonesia.

Web site ini dalam perkembangannya diarahkan sebagai sarana interaktif sehingga benar-benar merupakan ajang tukar informasi, karena pada hakekatnya sebagian besar penderita psoriasis akan mengalami depresi akibat gangguan kosmetis Psoriasis ini, oleh karena itu web site interaktif merupakan salah satu solusi awal yang memadai dalam mengemukakan pengalaman dan berbagi rasa sehingga secara bertahap dengan interaksi melalui web site ini akan menumbuhkan rasa percaya diri bahwa sesungguhnya terdapat berbagai macam pengalaman dari para penderita lain yang bisa dijadikan sebagai referensi dalam memahami, menyikapi Psoriasis.

Psoriasis memang tidak membahayakan jiwa, namun pengobatan minum dengan tidak terkontrol oleh dokter dapat mengakibatkan rusaknya organ dalam yang bisa membahayakan jiwa penderita, oleh karena media web site ini merupakan kerjasama bersama para dokter yang tergabung dalam Kelompok Studi Psoriasis Indonesia, maka dengan web site ini diharapkan informasi maupun hubungan interaktif antara penderita dengan dokter dapat terjaga sehingga informasi terkini tentang Psoriasis maupun pengobatan serta dampak pengobatannya dapat secara instan diakses .

Penyebaran melalui website ini diharapkan dapat menjaring lebih banyak penderita psoriasis yang saat ini belum tergali informasi tentang jumlah besarnya oleh karena itu penyebaran informasi web site: www.psoriasis.or.id merupakan langkah awal untuk menemukan semakin banyak para penderita psoriasis di Indonesia.

Semakin banyak penderita yang dapat di data, maka akan semakin banyak permasalahan, solusi dan pengalaman yang bisa dijadikan bahan interaktif dalam web site ini sehingga tujuan Komunitas Peduli Psoriasis Indonesia sebagai fasilitator para penderita , pemerhati maupun dokter dapat tercapai dengan demikian para penderita psoriasis dapat secara bertahap meningkatkan kualitas hidupnya guna mengembangkan profesinya mengisi pembangunan bangsa dan negara.

Berkenaan uapaya memperkenalkan web site www.psoriasis.or.id ini, kami akan bekerja sama dengan Asosiasi Penderita Psoriasis dan Dokter-dokter yang tergabung dalam Kelompok Studi Psoriasis Indonesia menjawal acara tahunan dengan kegiatan-kegiatan seperti seminar, symposium dan workshop tentang Berbagai Metode Pengobatan Psoriasis.(daimbil dari website http://www.psoriasis.or.id/psoriasis.php)

Manfaat baby walker buat anak

Bermanfaatkah Baby Walker untuk Anak?

Vera Farah Bararah – detikHealth

img
(Foto: babycaredaily)

Jakarta, Baby walker biasanya digunakan orangtua untuk membantu anaknya berjalan. Tapi pada beberapa anak justru membuatnya lebih lambat berjalan. Bermanfaatkah baby walker untuk membantu anak belajar berjalan?

“Memang belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa baby walker membuat anak lambat berjalan, tapi risiko anak mengalami trauma terjatuh jika menggunakan baby walker memang tinggi dan sudah banyak penelitiannya,” ujar dr Ayu Partiwi, SpA saat dihubungi detikHealth, Senin (11/1/2010).

dr Ayu menuturkan secara logika hal tersebut bisa saja membuat anak lambat jalan dikarenakan kurangnya stimulasi yang didapatkan si anak dalam proses perkembangannya. Menurutnya, setiap perkembangan anak itu ada tahapan tersendirinya. Saat usia 6-8 bulan adalah saatnya anak belajar merangkak dan merayap. Tapi jika anak sudah diberikan baby walker, maka tahapan ini akan terlewati dan bisa mempengaruhi perkembangan anak nantinya.

Perkembangan pada bayi itu tergantung dari latihannya. Jika anak kurang berlatih, maka bisa jadi tahap perkembangannya menjadi terlambat. Anak yang menggunakan baby walker cenderung membuat anak malas untuk berusaha sendiri, sehingga rangsangan atau stimulasi untuk otot-ototnya menjadi berkurang. Efek negatif lainnya membuat anak menjadi tidak percaya diri untuk berlatih berjalan sendiri tanpa bantuan baby walker.

“Stimulasi yang bagus itu harus mencakup semua aspek misalnya otot tangan, kaki dan lainnya. Karena itu semakin banyak gerak yang dilakukan anak dalam proses perkembangannya maka stimulasi yang diberikan ke otaknya juga akan semakin bagus,” ungkap dokter yang berpraktik di RS Bunda Menteng, Jakarta Pusat.

Selain itu, setiap perkembangan anak memiliki fase kritis tersendiri. Misalnya anak usia 10 bulan saatnya untuk belajar berjalan, jika anak tidak dilatih menstimulasi sendiri maka kedepannya anak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa berjalan sendiri.

dr Ayu menjelaskan anak yang menggunakan baby walker baisanya hanya menggunakan sedikit tenaga saja tapi bisa meluncur dengan jauh sehingga tenaga yang dibutuhkannya lebih sedikit.

Kekurangan lainnya adalah kaki anak biasanya menjadi jinjit, ini karena dengan baby walker telapak kaki anak tidak akan menapak dengan sempurna. Jika hal ini terus berlangsung maka nantinya bisa menjadi kebiasaan bagi anak.

“Saya sebagai dokter tidak menganjurkan orangtua untuk menggunakan baby walker bagi anaknya. Karena lebih banyak ruginya dibandingkan dengan manfaatnya. Lebih baik merangsang anak untuk belajar sendiri dengan dibantu oleh orangtua sehingga stimulasi yang didapatkan otak juga lebih banyak dan lebih bagus,” tambahnya.

(ver/ir)

anak hobi berteriak

Anak Hobi Berteriak

Vera Farah Bararah – detikHealth

img
Ilustrasi (Foto: stopscreaming)

Jakarta, Percaya atau tidak balita saat ini seringkali berteriak jika berbicara dengan orang lain, hal ini tentu saja membuat orangtua menjadi jengkel dan kesal. Apa yang membuat si kecil suka sekali berteriak?

Anak kecil suka sekali menjajal suatu hal yang baru termasuk dengan kekuatan suaranya, seperti dapat menggema jika berteriak di ruangan besar yang terbuka atau seberapa keras suaranya bisa terdengar. Alasan lain anak kecil suka berteriak adalah untuk mendapatkan perhatian dari orangtuanya atau barang yang diinginkannya.

“Jika perilaku ini didiamkan saja, maka balita akan selalu berpikir bahwa dirinya bisa mendapatkan perhatian lebih banyak jika berteriak di depan umum,” ujar Roni Leiderman dari Family Center di Nova Southeastern University in Fort Lauderdale, Florida, seperti dikutip dari Babycenter, Selasa (12/1/2010).

Memberitahu anak dengan cara berteriak juga tidak akan memberikan hasil apapun, karena anak semakin menjadi-jadi dan bisa berteriak lebih kencang lagi.

Cara terbaik adalah dengan menghindari situasi yang bisa memicu anak untuk berteriak. Berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan orangtua untuk menghadapi anak yang suka berteriak, yaitu:

1. Buat anak merasa nyaman.
Orangtua harus memastikan bahwa anaknya sudah cukup istirahat dan makan sesuai dengan porsinya dalam hal ini anak sudah kenyang. Karena sama seperti orang dewasa, jika sudah merasa lelah dan lapar anak akan semakin mencari cara untuk mendapatkan perhatian orangtuanya.

2. Memberikan pengertian secara baik-baik.
Memarahi anak yang suka berteriak tidak akan memberikan efek apapun, karena biasanya anak akan kembali membalas dengan suara yang lebih tinggi. Orangtua sebaiknya merendahkan suara dan tetap tenang sambil berkata, “Ibu tidak tahan dengan suara teriak, sayang. Ini bisa membuat kepala ibu jadi sakit”.

3. Memahami perasaannya.
Kebanyakan anak-anak berteriak karena ingin diperhatikan, tanyakan padanya apakah ada sesuatu yang membuatnya merasa tidak nyaman atau bosan. Dengan berusaha memahami perasaannya, si kecil menjadi tahu bagaimana cara mengungkapkan perasaannya pada sang ibu.

4. Jangan cepat menyerah dengan perilakunya.

Anak-anak berpikir akan mendapatkan apapun yang diinginkannya jika dirinya meminta dengan cara berteriak, jadi orangtua jangan memperkuat perilaku ini dengan memberikan apa yang diinginkannya ketika ia berteriak. Sebaliknya orangtua dengan tenang harus menjelaskan misalnya, “Ibu tahu kamu mau kue, tapi kita harus menyelesaikan tugas ini dulu. Setelah itu ibu akan memberikan kamu kue.”

5. Memberitahu cara berbicara yang benar.

Orangtua bisa mengajarkan dan memberi contoh pada anaknya bagaimana bicara yang benar sehingga orang mau mendengarkan apa perkataannya. Selain itu beri pengertian pada anak bahwa berteriak tidak akan ada gunanya dan membuatnya tidak dapat apa yang diinginkannya.

(ver/ir)

BIKIN BAKSO CEKER YUUK

Ini resep favorit keluargaku, bakso ceker ala mama fathya.

Bahan :

1/2 kg ceker ayam yang montok-montok

30 buah bakso daging

1 bungkus mie keriting

1 bungkus soun

Bumbu

10 butir bawang merah

5 butir bawang putih

merica dan garam secukupnya

Cara membuat :

goreng dulu ceker ayam setengah matang, kemudian geprek sedikit saja, asal kaldunya keluar, sisihkan.

rebus 1/2 liter air sampai mendidih, kemudian masukan ceker yang sudah digeprek tadi, sampai ceker empuk.

goreng bawang merah dan bawang putih sampai agak kecoklatan, gerus, sisihkan.

mi dan bihun sebagai campuran bakso, diseduh dengan air mendidih sampai terurai.

setelah ceker empuk, masukan bakso, bawang goreng yang sudah digerus, garam dan merica.

setelah bakso mekar dan matang, angkat.

Hidangkan bakso ceker dengan mie atau bihun sesuai selera, kalo suka bisa ditambah seledri, atau daun bawang atau bawang goreng, serta sambel yang pedes, huiiih coba deh, dijamin ketagihan. Pokoknya dengan modal cuma Rp 30.000, keluarga kenyang, dan puas makan bakso seharian. selamat mencoba

catatan untuk para wanita

Hari ini, kembali aku petik pelajaran bahwa ternyata menjadi perempuan itu tidak mudah. Apalagi jika dia sudah berstatus sebagai seorang istri. Jadi perempuan itu gak boleh sombong, meskipun dia berwajah cantik dan banyak penggemar sewaktu gadisnya, ketika dia menjadi seorang istri ego tersebut haruslah ditinggalkan, artinya bahwa seorang istri yang baik, tentunya kecantikan itu haruslah dia persembahkan buat suaminya tercinta dan bukan lagi untuk menarik para kumbang-kumbang yang mengganggu. seorang istri haruslah bisa menyingkirkan kumbang-kumbang yang mengganggu, karena istri sudah memutuskan untuk memilih satu kumbang yang tentunya sudah disiapkan untuk menghisap madu sang bunga.

Sombong disini adalah berarti, jangan coba bermain-main dengan kumbang lain, karena masih tetap bangga dengan kecantikannya, jika permainan ini mendapat respon positif dari sang kumbang lain, dan ternyata mendapat perlawanan dari pasangan si istri, maka jika perceraian terjadi, siap-siaplah si bunga menjadi bunga yang layu yang tak kunjung dipetik oleh sang kumbang lain. Coba saja perhatikan, sudah berapa banyak janda-janda cerai yang karena keangkuhan si perempuan yang masih hobi bermain api dengan laki-laki lain, ternyata kehidupannya tidak sebaik ketika dia sedang bersama dengan suami sahnya, karena ternyata si penggoda istri orang itu hanya sekedar iseng saja. Sungguh kasian…, sudah rumah tangga yang dia pupuk belasan tahun hancur berantakan, anak-anak menjadi korban perceraian, anak-anak membenci ibunya karena perselingkuhan, tidak ada pula kumbang lain yang ingin menyuntingnya jadi pasangan hidupnya, yaah, bisa saja sang kumbang kan cuma mau enaknya sendiri. Puas menhisap madu, bunga layu, cari lagi deh yang lebih seger.. emang siapa sih yang mau kawin dengan janda apalagi udah punya banyak anak, cappee dehhhh.