Akhirnya……

Antara lega bercampur bingung, kalo ditinggal pengasuh minggat. Leganya karena anakku telah bebas dari bahaya yang mengancam hidupnya. Betapa tidak, setiap hari selalu saja laporan si Faid jatuh tergeledak kepalanya, jika hal ini tidak segera kubereskan, anakku tentunya akan riskan dari cacat kepala. Belum lagi kecerobohannya dalam mengasuh anakku ketika dia sering membawa Faid ke luar rumah. Ulah para pembantu atau pengasuh muda memang rawan dari masa pubertas mereka. Dari sisi kemanusiaan, mereka tidak sanggup untuk melawan hasrat birahi ketertarikan mereka pada lawan jenis, dan dorongan gaya hidup orang kota. Simbol Hand phone merupakan kebanggaan atas keberhasilan mereka atau menunjukan status mereka di mata teman-teman sejawatnya. Rumpian tiap pagi dan sore di sela kegiatan mengasuh anak sebetulnya sering membuat risih para ibu, namun apa mau dikata karena kebutuhan, para ibu ini tidak mampu berbuat apa-apa. Namun, aku tidak termasuk di dalamnya, oke ..lah sekali dua kali, aku bersedia toleransi terhadap ulah si pengasuh ini, tapi kalau sudah membahayakan My little son, aduuh entar dulu deh, lebih baik aku capek sedikit, daripada si juniorku cacat.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s